Cetak Pemimpin Masa Depan, OSIM MTsN 15 Boyolali ‘Goyang’ Kemuning dengan Semangat Kepemimpinan!

MEDIA 15 – Udara dingin Lereng Lawu menjadi saksi bisu lahirnya regenerasi pemimpin baru dari MTsN 15 Boyolali. Sebanyak 24 siswa terpilih sukses mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar di Shandonah Home Stay, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar pada Selasa-Rabu (13-14 Januari 2026).

Kegiatan rutin tahunan ini diikuti oleh komposisi peserta yang progresif: 19 siswa dari kelas 7 dan 8 sebagai kader penerus, serta 5 siswa kelas 9 sebagai mentor pendamping. Mengusung tema besar “Menciptakan Kepemimpinan yang Kreatif, Inovatif, Berani, dan Bertanggung Jawab”, LDK kali ini dirancang untuk mengasah mentalitas dan manajerial siswa.

Acara dibuka langsung oleh Kepala MTsN 15 Boyolali, Suyanto, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menikmati setiap proses belajar dalam organisasi.

“Ikuti kegiatan ini tanpa rasa resah dan gundah. Jalani dengan penuh kebahagiaan, karena di sinilah dasar-dasar kepemimpinan diberikan sebagai bekal berorganisasi. Saya berharap kalian menjadi kebanggaan madrasah dalam segala hal,” pesan Suyanto memotivasi para peserta.

Selama dua hari, peserta digembleng dengan berbagai materi esensial, mulai dari:

  • Dasar-dasar Organisasi OSIM.
  • Motivasi Keorganisasian.
  • Manajemen Kepemimpinan.
  • Teori Landasan Penyusunan Program Kerja.

Memasuki hari kedua, suasana sejuk dan embun pagi menyambut para peserta. Didampingi guru pembimbing, seluruh siswa melakukan morning walk menyusuri keasrian alam pegunungan Kemuning. Menariknya, peserta juga diajak berinteraksi langsung dengan warga sekitar untuk mengenal budaya setempat.

Tak hanya fisik, kedisiplinan peserta ditempa melalui latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kegiatan PBB ini bukan sekadar baris-berbaris, melainkan bertujuan untuk menanamkan nilai ketegasan, kekompakan, konsentrasi, serta rasa tanggung jawab terhadap komando dan tim.

Keseruan pecah saat sesi fun games dimulai. Tawa lepas menghiasi wajah para peserta saat mereka ditantang menyelesaikan permainan yang melatih kekompakan dan kecermatan. Namun, di balik keriuhan tersebut, aspek spiritual tetap menjadi prioritas utama.

Panitia menjadwalkan agenda ibadah secara ketat melalui shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan siraman rohani. Hal ini dilakukan agar tercipta keseimbangan karakter yang kuat secara intelektual namun tetap terjaga secara spiritual.

Sebelum kegiatan resmi ditutup, dilakukan sesi evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan seluruh rangkaian acara selama dua hari tersebut. Sesi ini bertujuan agar setiap kekurangan yang muncul dapat diidentifikasi secara detail untuk kemudian diperbaiki, sehingga menjadi pembelajaran berharga bagi pengurus OSIM di masa mendatang.

Selain sebagai wadah evaluasi, kegiatan intensif selama dua hari ini juga telah berhasil mengerucutkan pilihan dengan menghasilkan dua calon Ketua OSIM terbaik. Kedua tokoh ini nantinya akan maju sebagai kandidat resmi dalam Pemilihan OSIM secara langsung di madrasah, yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir Januari mendatang.

Rangkaian kegiatan LDK ini kemudian resmi ditutup oleh Endang Subekti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama kegiatan dengan sebaik-baiknya. Beliau berharap bahwa bekal organisasi yang didapat tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat saat terjun ke masyarakat nantinya.

Besar harapan agar setelah kegiatan ini, para anggota OSIM tidak hanya menjadi pemimpin di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi pribadi yang solutif di tengah masyarakat. Bagi madrasah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader berprestasi yang dapat mengangkat nama baik MTsN 15 Boyolali di kancah yang lebih luas melalui program-program OSIM yang kreatif dan inovatif.

Scroll to Top